Sunday, August 4, 2019

Curhatan Seorang Sarjana Yang Mencoba Melamar Sebagai Driver Ojol


Pada prosesnya kadang kala yang di temui orang yang menyayangkan jika seorang diploma atau sarjana yang menjadi seorang driver ojol . setiap orang yang telah menyelesaikan studi nya di bangku perkuliahan nya , baik gelar mana yang di dapatkan di ploma magister atau pun sarjana . bahkan bisa jadi membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain , pada prosesnya memang seringkali menemui kesulitan .

Nyatanya tidaklah semua mahasiswa yang sudah lulus langsung mendapatkan pekerjaan yang di inginkan untuk beberapa kali di undang wawancara kerja tetapi belum ada satu pun yang di terima . ada juga yang sudah banyak melamar di perusahaan namun belum mendapatkan kesempatan untuk wawancara , ada juga mahasiswi nya dari lulusan universitas yang ternama saat di tawai gaji 9 juta .

Kadang hiduo ini memang semenggelitik itu , orang yang membutuhkan dan ingin bekerja belum di beri kesempatan , sebaliknya orang yang telah di beri kesempatan justru sering kali menyia-nyiakan , mana mungkin yang untuk golongan ke dua , lebih baik menganggur daripada masukan perbulan hanya 9 juta .
Soal lowongan kerja ini memang harus di akui persaingan nya yang semakin ketat apalagi di kalangan lulusan dari dipolma dan universitas , melansir kan informasi dari data indonesia pengangguran diploma naik 8,5% dan universitas naik 25% di ketahui beberapa alasan nya antara lain yaitu :

1. Keterampilan tidak sesuai dengan kebutuhan
2. Ekspektasi penghasilan dan status yang lebih tinggi
3. Penyediaan lapangan kerja yang terbatas

Jika melihat poin di nomor 2 , cerita soal lulusan baru dan gaji 9 juta itu memang semacam pengenasan , contoh nya langsung agar masyarakat tidak lah bingung dalam membca data yang sudah di publikasikan . soal penyediaan lapangan kerja sekarang ini sebenarnya ada banyak opsi yang dapat di coba nya yang menjadi driver ojol - ojek online misalnya seseorang yang bisa mendapatkan penghasilan nya bahkan sambil mencari pekerjaan yang telah di minati , sederhana sebagai batu loncatan itu menjadi driver ojol juga yang merupakan bentuk usaha dalam menjemput rezeki nya .

Memang dalam prosesnya kadang di temui orang yang menyayangkan lebih dari pada menyepelekan jika seorang lulusan sarjana yang menjadi seorang driver ojol yang harus bekerja untuk antar-jemput pelanggan padahal hal tersebut yang seharusnya bukan masalah , yang penting itu halal dan atas usaha sendiri . yang tidak menggunakan jada orang dalam , apalagi sampai menyogok atau juga menolak tawaran gaji 9 juta .

Saya juga pernah ada di posisi pengangguran dan telah berencana untuk menjadikan ojol sebagai singgahan untuk mencari rezeki atau sambil melamar kerja di tempat lain . saya sudah mendaftar di dua perusahaan transportasi online , saat saudara yang mengetahui hal tersebut bukannya untuk mendukung malah nyinyir dengan berkata , " apakah tidak sayang sarjana jadi tukang ojek? "
Wajar aja saya menjawab , " bukannya lebih sayang kalau udah sarjana tapi tetap enggak produktif "? saya anggap itu adalah salah satu hal yang kebiasaan buruk orang di sekitar kita , tidak lah memberi kontribusi atau dukungan tetapi malah mencaci maki selalu di utamakan .

Beberapa teman saya yang bercerita mereka tidak lah gengsi menjadi driver ojol . ada juga yang mengeluh itu pun lebih kepada sepi orderan atau penumpang yang cancel semaunya , masih terkait keluhan yang mereka ceritakan . selebih nya , saya juga selalu ikut senang saat seorang teman yang bercerita bahwa di hampir selalu mendapatkan tip dari penumpang nya , rezeki ini dari pelayanan baik dan sopan .

Dibanding dengan membuat malu dan akan dapat menurunkan derajat seseorang karena gengsi belaka , bagi saya perusahaan transportasi online ini justru memberikan kesempatan yang banyak kepada untuk produktif selain polemik yang di perbincangkan , apa pun kerjaan yang di lakukan ini menjadi pilihan setiap orang . sambil terus berusaha atau melamar terus untuk posisi yang di inginkan nya .

Daripada nyinyirin orang yang sedang berusaha secara finansial entah itu pekerjaan yang di lakoni atau pun latar belakang pendidikan nya , bagaimana jika baiknya mendukung apa pun yang bisa di lakukan nya , berdoa secara diam-diam untuk keberhasilan dan kesuksesan orang lain yang mungkin bisa menjadi pilihan nya .

No comments:

Post a Comment