Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias ahok kembali untuk menceritakan saat dia dan keluarga nya menghadapi aksi 411 pada 5 november 2016 lalu , saat itu lah ahu yang masih menjabat sebagai gubernur DKI jakarta yang di demo lantaran ucapan nya terkait firasat ' yang di bohongi surat AL maidah ' jelang pilgub DKI 2018 lalu .
Cerita yang ahok sampaikan ini saat berbincang dengan host makna talks iyas lawrence . dengan perbincangan mengenai demo dengan sebutan 411 itu di posting di akun youtobe ahok .saat terjadi demo dan segala macam saya memang ada aparat di ungsikan untuk waktu itu , ada ibu saya ujar ahok di dalam akun youtobe nya .
Ahok dan keluarga nya memutuskan untuk tetap berada di dalam rumah nya . jika di ungsikan ke pulau , justru saya meminta maaf jika ada orang rencana yang mau bunuh saya , sosok ini lah yang menjabat komisaris utama (komut) ia pun mendengarkan permintaan ibu nya yang meminta agar ahok dan keluarga nya tetap tinggal di rumah , ahok pun meminta aparat kepolisin tersebut itu untuk menjaga keluarga nya .
Kalau pun saya di ungsikan dengan helikopter ke pulau , lalu kalian ingin ada oknum yang membunuh saya , ini kan perang ideologi dan soal keyakinan , ibu saya berkata ' apapun yang terjadi , kita akan selalu berada di dalam rumah .
Menurut ahok hal tersebut lah yang merupakan strategi diri nya untuk menghadapi aksi sejumlah ormas islam saat itu . ahok pun di tanya apakah ia merasa menyesal atas peristiwa ini , ahok pun menjawab ia tidak ada penyesalan sama sekali dalam peristiwa ini .
Bapak empat anak ini pun menyatakan sudah bisa berdamai dengan diri nya sendiri meskipun masih berada di tahanan . ahaok merasa masuk di penjara merupakan cara tuhan memberikan nya sebuah anugerah .
" Jadi saya di dalam tahanan itu saya berpikir ini bersyukur sekali saya bisa setiap hari sampai jumat di jemur oleh bos , bisa berolahraga untuk setiap hari nya . sekali lagi untuk pilitikus PDIP ini yang menyatakan tidak merasa takut saat di demo hingga berjilid-jilid , untuk itu saya sering berkata jangan sombong .
Ahok murni bebas dari penjara pada tanggal 24 januari 2019 lalu , setelah menjalani hukuman dalam 1 tahun 7 bulan 1 hari karena mendapatkan remisi kasus penistaan agama saat ahok berpidato di pulau pramuka pada 25 september 2016 lalu .

No comments:
Post a Comment