Saturday, July 20, 2019

Telkomsel Cocok Untuk Pekerja , Indosat Cocok Untuk Mahasiswa : Apakah Benar Dengan Anggapan Pengguna Provider Ini ? 


Seumur hidup saya baru pertama kami memiliki handphone pada saat kelas 2 SMP , provider pertama saya kala itu adalah indosat mentari . saat itu masih SMP merasa kesulitan untuk membeli pulsa karena minimal yang harus di beli adalah 25ribu . entah dengan berapa kali harus menabung agar dapat membeli pulsa seharga minimal 25ribu itu . 

Memang akar permasalahan nya adalah saya yang masih SMP tidak seharusnya untuk memiliki handaphone , hanya karena ingin di minta belikan dan tambahan uang dari tabungan intinya . jika tidak memiliki handphone secara otomatis dan tidak perlu membeli pulsa yang terbilang mahal untuk anak SMP sampai akhirnya XL mengeluarkan provider XL jempol yang menyediakan pulsa 5ribu rupiah .

Walau terbilang murah tapi rasanya kok pulsa cepat habis . entah di pakai untuk telepon dan SMS apalagi yang ada masa nya pesan singkat beda operator yang sempat di kenakan tarif 250 rupiah , sebetul nya memang terbilang murah , namun jika di pakai terus menerus tentu nya pulsa akan cepat habis , barulah ada paket pulsa khusus SMS yang terbilang murah .

Lalu akhir nya saya berganti provider lagi menjadi IM3 karena pada masa banyak nya teman menggunakan dan memilih provider ini karena sih anak muda banget yang aktif saya gunakan sampai sekarang . sudah sekitar 13 tahun saya setia menggunakan provider ini karena sudah lama , rasanya jadi males untuk menanyakan dan menyimpan kembali nomor dari beberapa teman , jika harus berganti nomor handphone nya .

Sampai pada akhirnya saya memasuki awal dunia kerja ada seorang teman yang berkata " masih pakai indonsat im3 seperti anak sekolahan " , saat ini sudah kerja ganti jadi telkomsel simpati dong , sebenarnya wacana dan persepsi ini sudah saya dengar sejak kuliah , kata beberapa teman bahkan anak kuliah yang selayaknya memakai telkomsel simpati sebeab lebih kelihatan elegan dan berbeda kelas atau terkesan keren 

Saya tidak pernah peduli dengan perkataan itu , bagi saya itu hanya sebuah anggapan yang subjektif sampai dengan saat ini saya masih setia menggunakan indosat IM3 karena selain nyaman juga harga nya murah memang kekuatan sinyal nya sangat penting agar lebih mudah dan menjangkau , tapi rasanya beberapa provider sama saja memiliki kelebihan dan kekurangan soal sinyal nya . 

Bagi saya sinyal IM3 cukup stabil dengan harga kuota , sms , dan telepon yang terbilnag sangat murah dengan harga 30ribusaya sudah bisa membeli kuota sekian giga byte yang berbeda dengan simpati untuk harga yang sama hanya bisa mendapat beberapa ratus mega byte dan belum lagi kuota dibagi lagi utnuk streaming , mendengar musik secara online , pembagian kuota 4G-3G kuota malam , atau sebagainya

IM3 pun sebenarnya memiliki pembagian kuota , ada kuota 4G , lokal atau kuota malam dan lain nya . namun kembali lagi IM3 lebih sesuai dengan kebutuhan sayang sebagai pekerja yang selalu mengingin kan paket hemat nya dengan benefit yang di dagatkan , begitu pada akhirnya kita akan menggunakan sesuatu berdasarkan kecocokan dan kebetulan .

Jujur saja , selain IM3 saya sempat mencoba di beberapa provider seperti 3 , XL dan akhirnya pun membeli telkomsel agar bisa membandingkan harga benefit yang di dapat . tri memang terbilang murah untuk internetan tidak heran banyak teman yang berganti memakai provider ini , rata-rata hanya sekali pakai karena memanfaatkan kuota yang besar dan setelah habis .

Untuk XL pun bisa hanya menunggu beberapa saat , dan akhirnya saat ini saya menggunakan 2 jenis kartu yaitu IM3 untuk internetan dan telkomsel untuk aktivitas telepon karena banyak saudara dan orang tua yang menggunakan provider ini .

Saat ini saya hanya menganggap nomor handphone ini semacam indentitas , bahkan sudah menjadi personal sekaligus yang bersifat pribadi . jika nomor handphone yang tersebar sevara sembarangan , tidak jarang lah ada beberapa oknum yang menyakahgunakan minimal mengganggu tidak jelas , dengan cara menghubungi waktu yang tidak tepat .

Berdasarkan hal itu wajar saja jika seseorang sampai menjada dan terkesan pelit untuk tidak ingin memberikan nomornya ke sembarang orang , hal ini pun untuk menjaga privasi dan untuk pemilihan provider sebenarnya kembali pada kecocokan masing-masing dan tergantung baik atau tidak dengan kekuatan sinyal yang sesuai dengan domisili atau soal paket internet yang mahal rasanya kini sudah banyak solusi nya , salah satu dengan datang ke sebuah cabe yang mempunyai Wifi , dan hanya memeasn 1 minuman lalu bermain internetan seharian .





No comments:

Post a Comment