Saturday, April 6, 2019

SUARA HATI ANAK RANTAU UNTUK ORANG TUA MEREKA

SUARA HATI ANAK RANTAU UNTUK ORANG TUA MEREKA



Demi mencari ilmu dan meraih cita-cita , adakalanya kita harus mengorbankan banyak hal . salah satu pengorbanan yang sdikit umum dilakukan adalah meninggalkan kebersamaan dengan orang tua karena harus menjadi anak rantau . Hidup jauh dari orang tua awalnya mungkin terdengar menyenangkan atau nggak buruk-buruk amat . kita sebagai anak rantau biasanya senang karena nggak pernah di atur-atur dan di suruh-suruh lagi .

Jauh dari orangtua menyadarkan kita betapa susahnya mengurus diri kita sendiri untuk sekedar bangun pagi , akan minimal dua kali sehari dan memastikan mandi minimal dua hari sekali aja susahnya minta ampun . apalagi mengatur uang agar tidak terus-menerus makan promag dan mie instan di akhir bulan .

Apalagi kalau kita sedang banyak masalah , sakit atau stres berat karena tekanan kuliah/pekerjaan . kita jadi ingat betapa enaknya hidup kita bersama orang tua . mau makan tinggal makan kalau pengen beli sesuatu tinggal minta uang , dan kalau sakit selalu ada yang merawat .
saat seperti inilah mari bersama-sama kira ucapkan kangen untuk orang tua kita .

Iya sih ada teknologi , zaman sekarang enak karena bisa video call tapi rasanya tetap saja beda ketika berbicara melalui video call itu seringnya bikin kita kesel juga . dilema lain yang dirasakan anak rantau ketika menelpon orang tua adalah ketakutan kalau jadi homesick dan makin pengen pulang ketika masih banyak hal yang harus di selesaikan .

Belum lagi orang tua sering curiga kalau kita terlalu sering menelepon meskipun mereka senang , mereka selalu berpikiran bahwa ada hal buruk yang terjadi ketika kita sering melepon . dan ini juga menjadi beban tersendiri bagi kita sebagai anak rantau yang nggak pingin orang tua terus menerus khawatir .

Tapi sebaliknya , ketika kita berusaha bertindak cuek dengan jarang menelepon orang tua juga akan tetap berpikiran kalau ada hal buruk dengan sedang menimpa kita malah berepikir kalau kita terlalu sibuk sampai melupakan mereka . sebagai pembela dan penyalur aspirasi rakyat jelata sensus mojok minggu ini didedikasikan untuk menampung 

Buk , pak , kami disini baik-baik aja. jangan khawatir

Hal pertama yang selalu di tanyakan orang tua kepada anaknya yang hidup jauh dari mereka adalah apakah makan nya cukup , uang nya cukup ? dan semua anak rantau pasti selalu ingin meyakinkan orang tua mereka bahwa mereka baik-baik aja .

Buk , pak , sebenarnya kami pengen sering pulang 

Pertanyaan kedua yang sering di berikan orang tua adalah kenapa kita jarang pulang ke rumah , mereka kadang berpikir kalau kita nggak pulang artinya kita nggak kangen mereka , tapi maaf buk , pak kami belyum bisa pulang kerumah karena banyak yang harus di selesaikan . atau sebenarnya kami pengen pulang tetapi tiket pesawat mahal .

Buk , pak , terima kasih 

Orang tua biasanya tidak pernah mempermasalahkan mereka keluar banyak sekali uang untk membiayai kehidupan kita karena merasa itu adalah kewajiban mereka . terima kasih karena selalu 
bekerja keras biar kami punya hidup yang lebih mudah dan nggak pernah 

No comments:

Post a Comment